| Alva Hendi |

continuous lifelong learning…

Why not to use iphone ;)

with one comment

Why not to use iPhone...

Why not to use iPhone...

From: Everythingrandom

Written by Alva Hendi

16 April 2009 at 11:11

Posted in Funny

Di sini semua orang bekerja keras…

with 2 comments

Hal yang paling saya kagumi dari Batam adalah di sini semua orang bekerja keras membangun mimpi dan harapan. Tidak peduli apa latar belakang pendidikan, serta suku Anda semuanya bekerja untuk meraih mimpi. Semua kesempatan masih terbuka lebar di sini, apakah Anda ingin mengembangkan sektor perdagangan, pendidikan, teknologi, atau industri. Sehingga peluang Anda untuk berhasil menurut saya masih sama besarnya dengan orang lain.

Iya benar, ini yang paling saya kagumi di Batam. Saya sendiri kagum saat melihat bagaimana semangatnya mahasiswa saya bekerja di pagi hari dan kemudian kuliah di malam hari. Bahkan etnis Tionghoa, yang di jawa sudah menjadi raja karena menuai hasil dari kerja keras mereka, di Batam ini masih sama-sama membangun istana masa depan. Mereka giat sekali membangun kerajaan bisnisnya agar masa depan anak-anak mereka menjadi lebih baik. Gambaran suasana kerja keras seperti ini mungkin yang bagi beberapa orang menjadikan Batam sebagai tempat yang kurang bersahabat. Tetapi sekali lagi, di sini semua aspek masih bisa di bangun dan yang diperlukan memang ketekunan dalam mewujudkan mimpi tersebut.

Kembali ke masalah bekerja. Mungkin karena di Batam ini industri sangat banyak, saya merasa jarang sekali melihat adanya pengangguran di Batam. Jarang di sini bukan berarti tidak ada, pasti ada tetapi memang minim sekali jumlahnya. Makanya di Batam jarang sekali Anda lihat pengamen, pengemis atau gelandangan di perempatan jalan. Berbeda dengan di Jakarta atau bahkan di Jogja tempat saya tinggal sekalipun. Di sana karena keterbatasan lapangan pekerjaan, maka pengemis dan pengamen pun dijadikan profesi.

Batam sendiri sebenarnya merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Dari segi usia penduduknya, batam memang tergolong masih muda. Rata-rata usia yang ada di batam adalah tingkat produktif, sehingga semua orang masih bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kota ini benar-benar kota pekerja, siang dan malam, dimana-mana Anda akan menemukan para pekerja industri dan bisnis (dalam jumlah terbatas). Di sini terdapat beberapa sentra industri dengan penataan dan pengembangan fasilitas khusus industri. Secara sekilas mirip kompleks pertokoan tetapi ini semuanya adalah pabrik/industri.

Nah, terakhir bagi Anda yang memang mempunyai peluang bekerja di sini, saya kira ini kesempatan baik karena peluang sukses untuk masa depan memang masih tinggi. Hanya saja memang tidak mudah untuk mewujudkannya. Tetapi saya percaya semua kerja keras yang kita lakukan saat ini pasti akan ada hasilnya. Terlepas dari kita bisa merasakan atau tidak. Jika bukan untuk kita paling tidak kerja keras kita akan diwariskan untuk anak cucu kita kelak.

Written by Alva Hendi

15 April 2009 at 11:32

Posted in Travelling

Sel Otak dan Alam Semesta

leave a comment »

Physicists discover that the structure of a brain cell is the same as the entire universe.

“Oh God, guide me, protect me; make of me a shining lamp and a brilliant star.” — Abdu’l-Bahá

Sumber: http://sprott.physics.wisc.edu/pickover/pc/brain-universe.html

Written by Alva Hendi

11 April 2009 at 21:45

Posted in News & Media

Tagged with ,

Visual-Auditory-Kinestetik

with 2 comments

Adalah tiga kata yang sering kami bahas beberapa minggu terakhir ini. Ide awalnya bermula saat kami asyik berdiskusi di kedai Teh Tarek lancang kuning, tempat nongkrong paling asyik di kota Batam. Setiap kami berdiskusi, selalu saja muncul ide2 baru yang belum pernah terpikir sebelumnya. Ide2 ini bermula karena kami bertiga memang selalu melihat dari sudut pandang yang berbeda. Dengan demikian pembicaraan tidak pernah bisa selesai dalam satu malam–karena kedainya keburu tutup. Dan di malam berikutnya, kami selalu saja kembali ke tempat yang sama… :D

Tipe Pembelajaran

Ternyata memang saya, Anjar, dan Handoko mempunyai tipe model pembelajaran yang berbeda satu sama lain. Kemampuan kami dalam menyerap dan mengolah informasi ternyata tidak sama dan kami penasaran untuk membandingkan satu sama lain. Saat itu pengujiannya sederhana, pak Anjar (yang ahli di bidang pendidikan) menyuruh kami untuk mendeskripsikan tentang sekolah. Apa hasilnya? Saya lebih banyak bercerita tentang ‘kehidupan‘ di sekolah dan Handoko lebih banyak bercerita tentang ‘aspek fisik bangunan‘ yang ada di sekolah. Wow aneh bukan? Lalu bagaimana dengan pak Anjar sendiri? Karena dia memang ahli di bidangnya, dia bisa beradaptasi kepada lawan bicara yg dihadapi… :D

Dari sini kemudian bisa dipahami bahwa karakteristik manusia pada dasarnya memang berbeda satu sama lain. Dengan demikian kemampuan belajar satu sama lain juga tidak sama. Karena saya bekerja di bidang pendidikan maka saya tertarik untuk mempelajari masalah ini. Kegagalan peserta didik di kelas bisa jadi bukan karena mereka tidak mampu mengikuti materi yang diajarkan oleh pengajar, tetapi lebih kepada strategi pengajaran yang salah dalam membawakan materi ke anak didiknya. Ingat! Jika Anda adalah seorang pengajar, maka memahami karakteristik murid serta menguasai strategi pembelajaran seperti ini mutlak Anda perlukan.

Lalu bagaimana membedakan diantara ketiganya? Saya menemukan jawaban lengkapnya dari website E-dukasi. Menurut saya penjelasan yang diberikan sudah sangat detil, berikut saya kutipkan lengkapnya:

Read the rest of this entry »

Written by Alva Hendi

7 April 2009 at 11:46

Perhatikan resume Anda… catatan bagi Programmer

with one comment

How programmer reads your resume

How a programmer reads your resume...

Silahkan diperhatikan bagi Anda yang berencana mendaftar lowongan programmer. Tapi menurut saya belum banyak terjadi di Indonesia… :D

Source: HanovSolutions

Written by Alva Hendi

2 April 2009 at 10:24

Posted in Funny

BATAM Pada Pandangan Pertama

with 2 comments

BATAM, pulau yang oleh kebanyakan orang sering disebut sebagai Singapura-nya Indonesia memang benar-benar tempat yang menawan. Saya beruntung sekali bisa merasakan tinggal di pulau ini. Sebelumnya, di tahun 2000 saya memang pernah melewati pulau mungil ini, tepatnya saat melakukan perjalanan ke Medan menggunakan kapal Sinabung. Tapi sayang saat itu tidak bisa turun dari kapal jadi hanya melihat pelabuhan Batam dari atas kapal. Saat itu saya tidak melihat banyak bangunan di sekitar pelabuhan, hanya bukit-bukit berbatu cadas dengan tanah warna merah merekah dan hutan belantara di sekitarnya.

Nah, sembilan tahun berikutnya tepatnya pada 15 Februari lalu, untuk pertama kalinya saya berkesempatan menginjakkan kaki di Batam. Penerbangan Batavia Air dari Jogja yang memakan waktu 2 jam terasa cukup nyaman. Sesaat sebelum pesawat mendarat, lagi-lagi saya disuguhi pemandangan yang sama saat pertama kali saya ke sini dulu. Untaian pulau-pulau kecil yang membentang di kepulauan Riau, lengkap dengan hutan belantara serta tanah berwarna merah yang banyak mengandung bauksit. Memang tanah merah ini  menjadi ciri khas pulau-pulau di daerah Kepri. Makanya Anda jangan berharap bisa melihat rentetan sawah dan ladang sayuran seperti kebanyakan daerah di pulau Jawa atau Sumatera.

Sesaat setelah pesawat mendarat, handphone saya berbunyi, adalah driver dari tempat saya bekerja menghubungi saya mengatakan bahwa dia telah menunggu pintu keluar. Ok, tapi saya masih harus menunggu lama untuk mengambil barang bawaan yang seabrek ini. Waktu menunggu saya manfaatkan untuk melihat-lihat area seputar bandara. Ternyata memang bandara Batam cukup besar, memang layak untuk ukuran international airport. Selain lounge bandara yang cukup besar, lengkap dengan sarana belanja dan pertokoan mewah. Hal menarik lainnya adalah landasan bandara di Hang Nadim. Apa pasal? Landasan bandara Hang Nadim adalah landasan bandara terpanjang di Asia Tenggara! Wow, hebat bukan. Konon panjangnya mencapai 4 km lebih. Nah, jika sebelumnya saya hanya membaca fakta ini dari internet dan melihatnya di Google Maps, maka kemarin kesempatan ini tidak saya lewatkan begitu saja. Terlihat memang landasannya sangat panjang, tetapi saya sendiri tak sempat mengukurnya. Silahkan Anda ukur sendiri panjang landasannya jika berkesempatan datang ke sana, he3… :D
Read the rest of this entry »

Written by Alva Hendi

2 April 2009 at 09:56

Great man! Never give up!

leave a comment »


I won’t be manipulated by lies and empty words..
I’ll never turn away from what is in my heart..

Even in this world where we can never say what’s in our heart..
I will never hide my dreams and I’ll live my own life..

Even in this world where we can never really live our slightest dreams..
I will keep on going, I will keep on doing my things..

Yeah, I want to stand beside you and I want to live free..
And together, we will never be afraid again..

But sometimes, a man’s got to turn around and face his fears..
Yeah, sometimes, a man’s got to take stand and fight..

Written by Alva Hendi

27 March 2009 at 09:01

Posted in Quotes

Quick Reference: Bekerja dengan Orang Sulit

leave a comment »

“Jika peradaban adalah untuk bertahan hidup, kita harus menanamkan ilmu hubungan manusia – kemampuan untuk semua orang, dari semua jenis, untuk hidup bersama, dalam dunia yang sama pada perdamaian.” — Franklin D. Roosevelt

Saya menulis artikel ini setelah membaca salah satu note teman saya di facebook. Sungguh menarik melihat bagaimana dia bisa mengingat terus kejadian pahit yg sudah terjadi bertahun-tahun silam, seolah-olah masalah ini baru terjadi kemaren sore. :)

Anda sendiri pasti pernah bertemu dengan orang² sulit dalam hidup ini bukan? Definisi “SULIT” memang tidak sama bagi semua orang. Bahkan bisa jadi bagi mereka yang Anda anggap sulit, justru memandang diri Anda lah yang sulit, bukan mereka! Ingat: Everybody is somebody’s difficult person sometime. Well, yang jelas orang² seperti ini tidak dilahirkan begitu saja. Ada latar belakang yang sangat-sangat kuat yang membentuk karakter demikian. Bisa jadi tingkat stress yang sangat tinggi untuk mengubah lingkungan, entah itu lingkungan pekerjaan, organisasi, masyarakat, dsb; atau mereka merasa terancam jika ada orang lain yang lebih mengerti dari mereka. Tapi yang pasti landasan yang kuat ini tidak sepenuhnya jelek, justru biasanya banyak landasan yang bagus, hanya saja masalahnya adalah: mereka tidak fleksibel dan tidak mau mempelajari behavior orang lain. Sehingga memaksa dengan segenap cara agar orang lain bekerja dengan gaya mereka dan masuk ke dalam sistem mereka. Padahal kita tidak sepenuhnya bisa mengubah orang lain. Orang lain bisa berubah karena kelemahlembutan Anda dalam mengajarkan ilmu. Mereka akan belajar dari Anda, bukan karena dijepit dan dipaksa masuk ke dalam perangkap sistem yang Anda buat.

Keberagaman tingkah laku manusia bukan untuk diubah, tetapi diselaraskan. Allah menciptakan manusia dengan beragam karakter bukan tanpa alasan. Bahkan agama sekalipun tidak mengubah karakter dasar seseorang menjadi sama semuanya. Sahabat nabi Umar ra yang terkenal bengis sekalipun adalah orang yang sama sebelum dan sesudah masuk Islam. Hanya saja semua potensi keberanian yang ada padanya diarahkan untuk membela Islam.

Nah lalu bagaimana jika Anda berhadapan dengan orang² bermasalah seperti ini? Yang jelas Anda harus selalu ingat bahwa tujuan dari konflik bukan untuk menghilangkan konflik (atau membunuh karakter orang lain?), tetapi untuk menangani masalah itu secara konstruktif. Oke, nah lalu bagaimana caranya? Tidak bisa disamakan bagaimana mengatasinya, karena “DIFFICULT” ini juga banyak sekali jenisnya. Tapi setidaknya ada 10 difficult behaviors utama yang coba dipetakan oleh Rob Houser:

Behavior Name

Typical Actions

Positive Intent

Basic Coping Strategy

Sherman Tanks Pushy, abrupt, and even hostile. Attack until others move out of the way or accept their view of the world. Aggravated by too much discussion or friendly chat. Get it done

  1. Hold your ground, but don’t fight back.
  2. Interrupt the attack by repeating name.
  3. Restate the problem.
  4. State your own opinions forcefully.
  5. Be ready to be friendly.
Snipers Hide in crowds. Use jokes and sarcasm to sidetrack, humiliate, and embarrass people. May roll eyes to distract you. Can become tanks if exposed. Friendly snipers use humor to get attention from the group. Get it done

Get appreciated

  1. Surface the attack immediately
  2. Ask about intent and relevancy.
  3. Seek group consensus of criticism.
  4. Solve the problem, if any exists.
  5. Resolve on-going problems in private.
Exploders Feel thwarted and threatened so they “act out” through tantrums. May storm out of the room or attack others verbally without explanation. May cry or look silently enraged. Get appreciated

  1. Give them time to run down.
  2. Get their attention.
  3. Show that you take them seriously.
  4. Reduce intensity. Take a break.
  5. Identify and solve underlying problems.
Know-it-all Experts Extremely confident in their abilities. Very accurate and thorough. Tend to ignore other opinions. Quick to criticize and pick at others. Don’t like to be contradicted. Get it done

  1. Be prepared and know your stuff.
  2. Listen and acknowledge respectfully.
  3. Present your views indirectly.
  4. Turn them into mentors.
Think-they-know-it-alls Act like experts. Charismatic or enthusiastic talkers. Like to pontificate about subject in front of others, even though they are not really experts. Tend to be generalists in many fields. Get appreciated

  1. Give them a little attention.
  2. Clarify for specifics.
  3. State facts or alternative opinions.
  4. Allow them to save face.
  5. Break the cycle.
Super-agreeables Try to please everyone by doing what is asked while sometimes feeling put upon. Over-commit so much that they perform poorly. Use humor to reveal issues. Get along

  1. Make it safe to be honest.
  2. Talk personally and honestly.
  3. Help them learn to plan realistically.
  4. Ensure commitment.
  5. Strengthen the relationship.
Indecisives Avoid making decisions for fear of harming a personal relationship. Hint or beat around the bush to remain honest. Try to postpone decisions until they are not necessary. Get along

  1. Establish a comfort zone.
  2. Surface the issues.
  3. Help them problem solve.
  4. Reassure, then ensure follow through.
  5. Strengthen the relationship.
Unresponsives Withdraw from others when frustrated. Stop talking although they appear angry. Wash hands of decision rather than try to influence it. Don’t like to rush into action without understanding the background and the details of a project. Get it right

  1. Be prepared to wait.
  2. Ask open-ended questions expectantly.
  3. Avoid filling quiet pauses with talk.
  4. Help break the tension.
  5. Guess.
  6. Show the future.
Negativists Feel hopeless to enact change. Destroy morale. React strongly to problem solving or process changes. Sound bitterer and more hopeless than complainers. Get it right

  1. Avoid getting drawn in.
  2. Don’t argue.
  3. Explore the problem before solutions.
  4. Describe the worst case situation.
  5. Use them as a resource.
  6. Wait for them, but be prepared to act.
Complainers Whine and speak in generalizations about problems. Focus on problems, not solutions. Believe someone else should fix the problem. Get it right

  1. Listen for the main points
  2. Acknowledge, interrupt and get specific.
  3. Don’t agree or apologize. State facts.
  4. Switch to problem solving.
  5. Draw the line. How should this end?

Compiled from “Dealing with People You Can’t Stand” by Dr. Rick Brinkman and Dr. Rick Kirschner and “Coping with Difficult People” by Dr. Robert M. Bramson. Source: Userassistance

Regards,

|Alva Hendi|

Written by Alva Hendi

25 March 2009 at 06:48

Posted in Lifelong Learning

Kenapa kau dicipta dari rusuk..

with 4 comments

Bukan dari tulang ubun ia dicipta
Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja

Tak juga dari tulang kaki
Karena nista menjadikannya diinjak-injak dan diperbudak

Tetapi dari rusuk kiri
Dekat ke hati untuk dicintai
Dekat ke tangan untuk dilindungi

Written by Alva Hendi

18 March 2009 at 04:46

Posted in Quotes

Belajar Vocabulary Bahasa Inggris yukkk…!

with 2 comments

This is such a brilliant website! seriously!

Itu adalah salah satu testimoni dari member Quizlet. Sebenarnya sudah lama saya mengetahui website ini, tapi baru mengeksplorasi lebih lanjut belakangan ini. Karena saya merasa bahasa inggris saya tidak ada kemajuan berarti sejak SMP dulu. Untuk struktur mungkin masih banyak yang saya ingat, tapi masalah kosakata (vocabulary)? Hahaha, saya benar² masih miskin kosakata alias vocabulary. Saya sendiri maklum karena saya tumbuh besar di beragam lingkungan dan bahasa, mulai dari bahasa Indonesia, Jawa, Batak, Minang, Bugis, tapi tak ada satupun yg berbahasa Inggris! He3, ini alasan saya saja yg memang malas belajar vocabulary dari dulu… :D

Saya sendiri mudah lupa mengingat kata² dalam bahasa Inggris. Tapi ketika saya mengunjungi website ini, saya merasa asyik sendiri belajar kosakata baru dalam banyak bidang. Bagaimana tidak? Apa yang terbayang di pikiran Anda ketika mempelajari kosakata dalam bentuk susunan kartu atau permainan (games)? Pasti asyik bukan. Yup, kesan asyik ini yang saya dapatkan saat berkunjung ke Quizlet. Situs yang dibuat oleh Andrew Sutherland saat dia berusia 15 thn ini telah menjadikannya miliyarder internet muda.

Ada tiga hal menarik dari Quizlet ini:

Pertama, kosa kata yang disediakan sangat lengkap. Anda bisa mencari kumpulan kosakata yang umum digunakan seperti TOEFL, Math & Science, History, dsb. Anda bisa juga menjelajah kosakata sampai ke bidang² khusus, semisal Perbankan, Genetika, atau Software Engineering!

Kedua, banyak variasi permainan yang bisa digunakan. Bentuk sederhananya adalah flashcard atau kartu² yang berisi kosakata dan deksripsi. Variasi lainnya adalah bentuk permainan kata (games) yang jumlah dan ragamnya sangat banyak. Anda juga bisa membuat kosakata sendiri sesuai bidang yang Anda sukai. Ini menjadikan proses menghapal Anda menjadi lebih mudah tetapi asyik.

Ketiga, konsep jejaring sosial web 2.0 yang digunakan membuat website ini cepat sekali tumbuh besar dan sudah menjaring lebih dari 300 ribu member. Anda bisa membuat komunitas/group sendiri, menambah teman² dari facebook atau mengikuti topik diskusi.

Written by Alva Hendi

11 March 2009 at 11:33

Posted in Blog Reviews