| Alva Hendi |

continuous lifelong learning…

Belanja Online… Aman gak ya?

with 8 comments

Saya tertarik juga nulis tentang belanja online setelah baca blognya Noe. Jujur deh, untuk yang satu ini saya benar2 sudah kecanduan. Adalah ervan yang mengingatkan saya untuk hal ini. Penjelasan dia bukan tanpa alasan, kita lihat penjelasannya di bawah ini…

Oh iya, sebelumnya saya mulai aktif belanja online di internet juga belum lama. Baru awal tahun ini mulainya, pertama2 mulai dari beli account Rapidshare, kemudian tertarik untuk beli kaos, terus jatuh hati ke parfum, jam, CD, lampu hias, sampai berlanjut ke HP, VGA card, dan hard disk… Bulan ini datang juga kiriman modem 3G dari surabaya. Saya juga masih menunggu kiriman jaket setelah lebaran nanti. Klo di total sudah lebih dari 20 transaksi dengan nominal

Saya juga sudah pernah melego beberapa barang lewat internet, antara lain 2 pcs hard disk dan VGA. Lumayan daripada nganggur di rumah, he3… Ntah kenapa saya merasakan kenikmatan tersendiri saat melakukan belanja online, itu sebabnya saya juga membuka toko online sekarang–sedikit promosi ya, haha…

Kenapa saya menyukai transaksi lewat internet? Ada beberapa alasan yang dibuat2, yaitu :

1. Harga. Tidak bisa dipungkiri beberapa barang yang saya beli memang harga nya sangat2 murah. Bahkan masih untung lumayan jika saya jual lagi di jogja ini. Contohnya modem Huawei yg saya beli bulan ini, saya masih untung 200rb jika dijual kembali di daerah jogja.

2. Model. Rata2 barang yang saya beli memang tidak dijual di jogja atau memang barang tadi custom made jadi gak ada kembarannya kalo dipakai, he3. Mungkin akan lain ceritanya kalau saya tinggal di jakarta, dimana semua kebutuhan tersedia dengan banyak variasi.

3. Malas. Ini alasan saya yg dibuat2. Saya kadang2 malas untuk jalan ke toko cari barang yg saya perlukan. Mending duduk di depan kompie, buka browser dan beli. Tunggu sehari, lusa barang dah sampai rumah. hehe..

Nah masalahnya seperti yg ditulis noe, aman kah belanja lewat internet? Well, sejauh ini aman2 aja. Yang jelas memang ada juga beberapa cerita penipuan saat belanja online. Mungkin saya bisa berbagi sedikit tips saat belanja online:

1. Pasar/tempat belanja. Ini yang paling utama dalam berbelanja. Lihatlah darimana Anda mendapatkan informasi, apakah forum2, website atau iklan2 baris di internet. Yang tempat belanja Anda harus jelas. Selama ini saya banyak belanja di forum FJB kaskus.

2. Kredibilitas penjual. Nah ini faktor penting lainnya setelah Anda menemukan tempat jualan yang tepat. Darimana kita tau kredibilitas penjual? bukannya ini jualan di dunia maya? dimana kita gak tau sapa penjualnya? well, klo kita belanja di forum2 mungkin mudah untuk liat reputasi penjual karena ada pembeli lain yg bisa ditanya… Tapi klo dari website2 baru & byk iklan sepertinya memang agak susah. Nah klo saya akan memulai dengan searching kontak yg diberikan di google. Apakah pernah terlibat masalah atau gak. Selanjutnya liat respons penjual saat transaksi, baik lwt email, sms, ym, telpon. Apa yg dilihat di sini? bukan menyangkut ramah tamahnya–karena saya yakin semua penjual pasti ramah–tapi lihat data2 seputar barang yang diberikan penjual. Jika barang tadi 2nd, harus bisa mendiskripsikan cacatnya (jika ada).

3. Update info barang. Untuk transaksi dengan nominal besar, sebenarnya agak was2 juga. Jadi saran saya sebelum Anda benar2 membeli minta lah update gambar terbaru sebelum di pakcing. Cek metadata nya–gak perlu Roy Suryo untuk ngecek–dengan software photo manager. Jangan pernah membeli barang abal2.

Nah itu mgkn sedikit tips belanja online. Nanti saya tambahkan jika ada update.

Yang jelas Anda harus kritis bertanya tentang barang yang Anda beli krn itu adalah hak Anda. Gak mungkin penjual marah2 karena Anda bertanya terus karena pembeli adalah RAJA…

Written by Alva Hendi

29 September 2008 at 12:52

Posted in Opinion

Tagged with

8 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Yup, sip mas hendi. mgkn kesalahan saya terletak pada ini “Kredibilitas penjual”. Well selama ini pembeli saya fine-fine saja. Mgkn juga karena ketidaktauan saya atau gmana…tapi ada 1 logika yang mungkin gak bisa dipecahkan oleh penipu itu yaitu :

    kalau anda yang akan transfer, kenapa saya yang harus ke ATM..?? :)

    mungkin saat itu saya sedang kalap..tapi Alhamdulillah, Allah masih sayang sama saya :)

    Noe

    29 September 2008 at 16:11

  2. sudah bisnis online tha Mas?
    unik yha, tentang batik-batik

    Megan Garnieri

    3 October 2008 at 03:09

  3. POKOKNYA KALAU BUAT MAS ALVA. PASTI BAKAL AMAN SEMUA DEH. BISNIS KUDU DIBANGUN DENGAN POSITIVE THINKING KAN. IYA GA. HIDUP MBOIS.COM.

    BTW ITU NAMA YANG ANEH MAS. INSPIRASINYA DARI SINDO YA?

    Wim Permana

    23 October 2008 at 17:26

  4. keren tokonya tuh alv, tu barang2nya nt yang bikin sendiri or partnership ya. keren…keren…two thumbs up for alva :D

    evyta

    10 November 2008 at 08:11

  5. Alamat belanja onlinenya dmn?

    Aziz

    14 November 2008 at 21:05

  6. kalo http://www.levelupshop.com sama http://www.handheld-corner.com ini aman ga ya?? saya mau beli di sana tp tkut ketipu

    ———————–

    alva: halo gary. dua2nya mmg pernah promo di fjb kaskus dan untuk kalangan gamers sepertinya sudah populer dua website tadi…

    gary

    5 December 2008 at 09:15

  7. Kalo punya pengalaman belanja online, baik maupun buruk, silakan di-sharing di situs saya, http://www.indoshopguide.com. Silakan beri komentar atas toko – toko yang terdaftar di direktori indoshopguide.

    Rulli

    28 December 2008 at 11:50

  8. tidak hanya sebatas kreadibilitas penjual, banyak faktor lain pendukungnya.

    Namun menurut kami, untuk belanja online yang aman mungkin lebih baik mencari penjual yang 1 area dengan tempat kita tinggal. biar lebih secure gt.

    Tapi kalo harus berhubungan jauh, mungkin kita perlu makesure ulang siapa, dimana, tangung jawab nantinya dari si penjual supaya gak kejadian hal hal yg di luar keinginan gt.

    Kami juga memiliki tips sehat belanja online lainnya di blog perusahaan kami.
    http://blog.pondokiklan.com/tips-belanja-online-aman/

    Salam


Leave a Reply